Sabtu, 13 Desember 2025
Bahan Kothbah untuk Gerakan Pemuda Markus 6:30-34 Tergeraklah Hati Yesus By Pnt. Theresya Rara Winarni
Saudara-saudara yang diberkati Tuhan Yesus
Setelah Tuhan Yesus memilih, memanggil 12 orang rasul, lalu Tuhan Yesus mengutus para rasul itu pergi untuk memberitakan /injil(3:14)
Lalu para rasul itu pergi:
- Menyampaikan kepada banyak orang untuk bertobat
- Mengusir banyak setan
- Menyembuhkan orang sakit
(6:12)
Dalam perikop renungan kita pada malam hari ini diceritakan bahwa:
- Para rasul itu berkumpul Kembali dengan Tuhan Yesus dan melaporkan apa-apa yang sudah mereka kerjakan , tentu mereka melaporkan tentang tugas-tugas pelayanan yang telah mereka kerjakan.
- Tuhan Yesus mendengar dengan seksama laporan para rasul itu, lalu mengajak para rasul ke tempat yang sunyi untuk:
Mengevaluasi tugas-tugas pelayanan yang telah dilakukan dan tentunya sekaligus menyusun kegiatan-kegiatan pelayanan kedepan dan
Beristirahat sejenak karena Tuhan Yesus menyadari betapa beratnya tugas-tugas, pekerjaan-pekerjaan pelayanan yang telah dilakukanNya bersama-sama dengan para rasul itu sampai-sampai didalam Alkitab diceritakan, bahwa makanpun mereka tidak sempat.
Maka berangkatlah Tuhan Yesus beserta dengan para rasul itu naik perahu mengasingkan diri ke tempat yang sunyi.
Saudara-saudara yang diberkati Tuhan
- Nampaknya rencana Tuhan Yesus beserta para rasul ke tempat sunyi ini diketahui oleh banyak orang.
- Sementara Tuhan Yesus beserta para rasul naik perahu menuju ke suatu tempat sunyi itu, orang-orang banyak mengetahui rencana itu, mereka jalan lewat jalur darat menuju ke tempat yang diperkirakan menjadi tempat tujuan Tuhan Yesus dan bahkan orang banyak itu berjalan mendahului perahu yang ditumpangi oleh Tuhan Yesus dan para rasul.
- Dan Ketika perahu yang ditumpangi Tuhan Yesus beserta para rasul tiba di suatu tempat yang dituju, disitu ternyata orang banyak sudah menunggunya.
- Tuhan Yesus sangat berbelas kasihan kepada orang banyak itu yang Nampak seperti domba yang tidak mempunyai gembala dan Tuhan Yesus lalu mengajar kepada mereka.
Refleksi
Saudara-saudara yang diberkati Tuhan Yesus
Merenungkan perikop bacaan dari Firman Tuhan tadi kita dapat menyadari, betapa tugas pelayanan itu sungguh tidak mudah dan bahkan sangat berat.
Tuhan Yesus beserta para rasulNya ingin rehat sejenak, ingin istirahat sebentar saja…..nampaknya sulit didapatkannya.
Kemanapun Tuhan Yesus dan para rasul pergi, orang banyak selalu menguntitnya.
Orang banyak itu sepertinya sangat haus akan khotbah-kothbah dan pengajaran Tuhan Yesus.
Mereka tahu, betapa besar kuasa Tuhan Yesus itu, mereka melihat Tuhan Yesus dapat menyembuhkan orang sakit, orang lumpuh dapat berjalan, orang buta dapat dicilikkan matanya, bahkan orang yang sudah mati dapat hidup kembaliu dan setanpun dapat diusirnya.
Oleh sebab itu tidak heran, kalua mereka terus menerus mengikuti kemanapun Tuhan Yesus dan para rasulNya pergi.
Saudara-saudara yang terkasih
Lalu pertanyaannya: Mengapa Tuhan Yesus lakukan itu semua?
Jawabannya hanya satu, yaitu karena KASIH
Tuhan Yesus berbelas kasihan kepada orang banyak itu, Tuhan Yesus welas asih kepada orang banyak itu.
Tuhan Yesus mengetahui, orang banyak itu orang-orang yang tanpa pengharapan, orang-orang yang layaknya seperti domba tanpa ada gembalanya.
Oleh sebab itu sekalipun sangat lelah dan bermaksud ingin sejenak beristirahat, tetapi karena orang banyak itu sudah menungguNya, maka Tuhan Yesus melayani mereka memberi pengajaran kepada mereka, karena Tuhan Yesus sangat mengasihi kita.
Saudara-saudara yabg diberkati Tuhan
Kasih itulah yang menjadi dasar Kristen.
Beriman kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat, konsekwensinya adalah mengasihi sesama
Apa arti mengasihi kepada sesama?
- Mengasihi kepada sesama artinya
Empati kepada sesama
Peduli kepada sesama
Bagaimana cara kita mengasihi kepada sesama???
Awali dengan mengasihi orang-orang terdekat dengan kita :
- Peduli dengan orang tua kita :
Menurut perintah orang tua
Peduli kesulitan orang tua
Membantu sebisa mungkin akan kesulitan orang tua kita
Setelah kita dapat mengasihi orang terdekat kita, maka tidak akan sulit untuk mengasihi sesama.
Jangan harap kita bisa mengasihi, peduli, empati kepada orang lain kalau kita tidak ada empati, peduli terhadap orang tua kita sendiri.
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus
Lalu bagaimana kita mengekspresikan iman kristiani kita dalam kondisi saat ini???
Seperti kita tahu saat ini negri kita masih terus berusaha keras mengatasi pandemic Covid 19.
Kalau Tuhan Yesus berbelas kasihan dan berempati kepada orang banyak yang seperti domba tanpa gembala, maka sebagai murid-murid Kristus kita juga harus berbelas kasihan dan berempati kepada pemerintah, melalui para tenaga Kesehatan, TNI, Polri ikut ambil bagian dalam mengatasi covid 19 ini.
Empati kita dapat kita wujudkan :
- Bertindak, berperilaku dengan menggunakan standart Kesehatan yang di berlakukan yaitu memakai masker,menjaga jarak, menghindari kerumunan
- Para pemuda dapat menghimpun dana dalam skala kecil (urunan dengan beberapa teman) digunakan membeli makanan dan dibagikan kepada tenaga Kesehatan yang lagi piket di rumah sakit pada malam hari.
- Urunan membeli masker dan dibagikan secara gratis kepada para pengemudi ojek,pengemudi becak.
Saudara-saudara yang diberkati Tuhan
Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengekspresikan kasih kita kepada sesama.
Iman Kristen adalah iman yang diwujud nyatakan dalam kehidupan sehari-hari.
Iman Kristen adalah iman yang diwujud nyatakan dalam perilaku dengan dasar kasih kepada sesama
Mari memuliakan Kristus Tuhan, melalui kasih kita kepada sesama
Tuhan Yesus memberkati.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar